Biarkan air mata ini mengalir bersama dengan dosa-dosa yang teringat. Lelapkan semua kesemuan dunia yang hanya sementara. Bukalah sedikit matamu untuk melihat dunia yang abadi, telungkupkanlah tanganmu untuk memberi... Berikan senyummu agar orang lain merasakan kabahagiaanmu... mari lukis perasan hati mencintaiNya dengan keimanan dan ketakwaan. Bismillah...

Kamis, 16 Juli 2015

Ohh..Ramadhan, Bagaimana aku membawamu di 11 bulan setelahmu..


 
Apa yang tertinggal dalam diri kita setelah Ramadhan berlalu ? 
Bekas-bekas kebaikan apa yang terlihat pada diri kita setelah keluar dari madrasah puasa ?
Apakah bekas-bekas itu hilang seiring dengan berlalunya bulan itu ? 
Apakah amal-amal kebaikan yang terbiasa kita kerjakan di bulan itu pudar setelah puasa berakhir?

Imam Bisyr bin al-Harits al-Hafi pernah ditanya tentang orang-orang yang (hanya) rajin dan sungguh-sungguh beribadah di bulan Ramadhan,
Maka beliau menjawab: “Mereka adalah orang-orang yang sangat buruk, (karena) mereka tidak mengenal hak Allah kecuali hanya di bulan Ramadhan, (hamba Allah) yang shaleh adalah orang yang rajin dan sungguh-sungguh beribadah dalam setahun penuh.
Demi Allah, inilah hamba Allah Ta’ala  yang sejati, yang selalu menjadi hamba-Nya di setiap tempat dan waktu, bukan hanya di waktu dan tempat tertentu.
Imam Asy-Syibli pernah ditanya: Mana yang lebih utama, bulan Rajab atau bulan Sya’ban ?
Maka beliau menjawab: “Jadilah kamu seorang Rabbani (hamba Allah Ta’ala  yang selalu beribadah kepada-Nya di setiap waktu dan tempat), dan janganlah kamu menjadi seorang Sya’bani (orang yang hanya beribadah kepada-Nya di bulan Sya’ban atau bulan tertentu lainnya)”.
Maka sebagaimana kita membutuhkan dan mengharapkan rahmat Allah Ta’ala di bulan Ramadhan, bukankah kita juga tetap membutuhkan dan mengharapkan rahmat-Nya di bulan-bulan lainnya  ?
 Bukankah kita semua termasuk dalam firman-Nya ?
Hai manusia, kalian semua butuh kepada (rahmat) Allah; dan Allah Dia-lah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji” (QS Faathir: 15).
Inilah makna istiqamah yang sesungguhnya dan inilah pertanda diterimanya amal shaleh seorang hamba. Imam Ibnu Rajab berkata: “Sesungguhnya Allah jika Dia menerima amal (kebaikan) seorang hamba maka Dia akan memberi taufik/kemudahan kepada hamba-Nya tersebut untuk beramal shaleh setelahnya, sebagaimana ucapan salah seorang dari mereka (ulama salaf): Ganjaran perbuatan baik adalah (taufik dari Allah Ta’ala  untuk melakukan) perbuatan baik setelahnya. Maka barangsiapa yang mengerjakan amal kebaikan, lalu dia mengerjakan amal kebaikan lagi setelahnya, maka itu merupakan pertanda diterimanya amal kebaikannya yang pertama (oleh Allah Ta’ala), sebagaimana barangsiapa yang mengerjakan amal kebakan, lalu dia dia mengerjakan perbuatan buruk (setelahnya), maka itu merupakan pertanda tertolak dan tidak diterimanya amal kebaikan tersebut”

Jumat, 19 Juni 2015

Yaa..Ramadhan..


Sajak ‘PENYEMANGAT RAMADHAN’
(Milis Sebelah)

Saudaraku, ingatlah MATI
Sesungguhnya mati adalah janji yang ditepati
Tapi mengapa kau tak pernah peduli
Engkau lebih memilih dunia yang hina ini.

Dalam doa kau merintih..meminta khusnul Khotimah
Tapi pandanganmu akan dunia tak terarah
Kau masih mencari dunia yang belum terjamah
Sehingga lupa keinginanmu meraih Jannah.

Setiap nafsu yang kau hembuskan dalam hidupmu
Tak terpuaskan walau dua gunung emas mengelilingimu
Hingga kau tertidur dalam pelukan hangat istrimu
Dan kau terbuai dalam angan dan mimpi indahmu.

Gelap matamu akan nasib di akhirat nanti
Ketika ditanya apa yang kau kerjakan selama ini
Nanti kau akan ditanya sendiri-sendiri
Kau pun tidak akan dapat melarikan diri
Dari panas dan teriknya matahari
Dari dosa-dosa yang kau lakukan setiap hari.

Semoga medan jihad mengantarkan kematianku
Atau saat Sujud shalat aku menghadap Rabbku
Atau saat Hari Jum’at sebagai hari terakhirku
Atau saat amalan terbaikku,
Malaikat maut melepas jasadku.

Amin…

Selasa, 19 Mei 2015

Quota Siswa Baru MAN Insan Cendikia 2015


Kemenag Jaring 984 peserta didik masuk MAN Insan Cendekia
Selasa, 3 Maret 2015 10:09 WIB | 9.603 Views
id man insan cendekia, direktorat pendidikan madrasah, penerimaan siswa baru

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)
Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Agama RI melalui Direktorat Pendidikan Madrasah kembali membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC). Seleksi peserta program ini dibuka mulai 1 Maret – 1 April 2015 melalui online.

Direktur Pendidikan Madrasah, M. Nur Kholis Setiawan, Senin (02/03) menjelaskan, pada tahun pelajaran 2015/2016, direktorat yang dipimpinnya akan menerima 984 peserta didik yang dijaring  dari alumni MTs berbasis pesantren dengan komposisi 60%, MTs regular 30%, dan SMP 10%.

“Kami akan mencari bibit-bibit unggul lulusan  MTs  atau  SMP untuk mendapatkan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu melalui MAN Insan Cendekia (MAN IC),” katanya seperti dikutip kemenag.go.id, Selasa.

Komitmen ini, lanjut M. Nur Kholis Setiawan, merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam menyediakan pendidikan madrasah unggul tidak saja intelektualnya namun juga karakternya.

“Seleksi peserta didik baru MAN IC tidak hanya yang memiliki kecerdasan yang tinggi dan berkualitas di bidang akademik, namun juga juga diukur dari kualitas mental dan akhlakul karimah,” tegas guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.

Nantinya, lanjut M. Nur Kholis Setiawan, 984 orang yang terseleksi akan ditempatkan di 9 MAN IC. Tiga  MAN IC adalah Madrasah Insan Cendekia yang selama ini telah berhasil melahirkan lulusam-lulusan berkualitas, yaitu:  MAN IC Serpong Banten, MAN IC Gorontalo, dan MAN IC Jambi.

Adapun 6 lainnya merupakan MAN Insan Cendekia baru hasil kerjasama pengembangan Kementerian Agama dengan Pemerintah Daerah, yaitu: 1. MAN IC Aceh Timur, Aceh; 2. MAN IC Siak, Riau; 3. MAN IC Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan; 4. MAN IC Bangka Tengah, Bangka Belitung; 5. MAN IC Pekalongan, Jawa Tengah; dan 6. MAN IC Paser, Kalimantan Timur. 

Proses seleksi masuk MAN IC mencakup beberapa tahap, yaitu: masa sosialisasi Februari sampai Maret 2015, pendaftaran online 1 Maret - 1 April 2015, seleksi berkas 3 Maret - 10 April 2015, pengumuman hasil seleksi berkas 10 April 2015. Adapun pelaksanaan tes tanggal 9 Mei 2015 dan pengumuman hasil tes tertulis 5 juni 2015.

Bagi yang diterima, diharapkan dapat mendaftar ulang pada tanggal 10 – 24 Juni 2015 dan awal masuk MAN IC pada tanggal 25 Juli 2015

MAN Insan Cendikia-Sekolah Lanjutan IMPIAN...

      Dari SMP Nurul Fikri Lembang, saya pingin sekali anak saya melanjutkan ke Sekolah yang juga berkualitas.Dan MAN Insan Cendikia menjadi salah satu tujuan saya. Tentu saja bukan hanya kualitas Sekolah ini yang bagus, tetapi Beasiswa yang diberikan sangat meringankan beban orangtua seperti saya.Bayangkan kalau harus membayar 40-50 juta untuk masuk SMA.Bahkan Di SMA Nurul Fikri Lembang untuk tahun ajaran 2015/2016 orangtua harus mengeluarkan biaya diatas 60 juta, belum SPP bulanan-akomodasi dan transportasi.

Menurut Informasi MAN Insan Cendikia yang saat ini telah memiliki 9 Cabang diseluruh Indonesia, tahun ini hampir 6 000 siswa kelas 3 SMP yang mendaftar dan yang lolos seleksi untuk tes hanya sekitar 3 000 siswa. Dari jumlah itu yang diterima hanya 900-an siswa. Subhanalloh, mirip SNPTN untuk daftar kuliah.
Menilik persyaratan yang harus dipenuhi rasanya memang cukup berat, dimana salahsatunya setiap sekolah hanya boleh mendaftarkan peserta didik yang berada diperingkat 1-3 disetiap kelas.Tetapi poin ini belum jelas bagi saya, apakah harus peringkat 1-3 ataukah maksimal 3 siswa yang bisa di daftarkan.

Berikut beberapa Informasi yang insyaalloh bisa dijadikan acuan.


Persyaratan Pendaftaran

a.    Peserta didik kelas IX MTs/Ponpes/SMP pada tahun pelajaran 2014/2015.
b.    Berusia maksimal 17 tahun pada 1 Juli 2015
c.    Pada  semester  1  kelas  IX  tahun  pelajaran  2014/2015 merupakan peserta didik terbaik  pada madrasah/ sekolah berdasarkan pertimbangan dan rekomendasi kepala madrasah/sekolah asal (surat rekomendasi dibuat secara kolektif oleh kepala madrasah/sekolah asal Peserta Didik) dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Madrasah/Sekolah yang memiliki  rombongan belajar 1-5 kelas, dapat mengirimkan peserta maksimal 7 orang peserta didik berdasarkan rekomendasi dari kepala madrasah/sekolah;
  2. Madrasah/Sekolah yang memiliki  rombongan belajar  lebih dari 5 kelas, dapat mengirimkan peserta maksimal 10 orang peserta didik berdasarkan rekomendasi dari kepala madrasah/sekolah;
  3. Bagi MTs/Ponpes/SMP yang berada di wilayah dimana MAN IC baru berdiri yaitu Provinsi NAD, Sumatera Selatan, Riau, Bangka Belitung,  Kalimantan Timur dan Kota Pekalongan dapat mendaftarkan siswanya maksimal 20 orang.
  4.  Khusus pendaftar yang memiliki prestasi di bidang sains pada kompetisi tingkat nasional  (peserta pada OSN, KSM, Lomba Penelitian/Karya Ilmiah yang resmi diselenggarakan oleh Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, LIPI, Kementerian Pendidikan Tinggi dan Ristek) dapat diberikan rekomendasi dari Kepala Madrasah/Sekolah asal peserta didik  secara individu di luar batasan poin 1 s.d. 2 di atas dengan menyertakan bukti prestasinya.
  5. Khusus pendaftar yang memiliki hafalan Al-Qur’an 10 juz, dapat diberikan rekomendasi/surat keterangan dari Kepala Madrasah/Sekolah asal peserta didik  secara individu di luar batasan poin 1 s.d. 2 di atas.
Keterangan:  
  • Rombongan  belajar  adalah  jumlah  total  kelas  IX  pada madrasah/sekolah  tahun  pelajaran  2014/2015  termasuk  di  dalamnya kelas reguler, kelas unggulan, kelas internasional, kelas bilingual, dan kelas akselerasi baik putra maupun putri.

d.    Mengunggah (upload) pasfoto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 cm (mak. 300 kb)
e.     Mengunggah (upload) berkas persyaratan;
  1. Rapor kelas IX semester 1 (gasal) yang telah disahkan. 
  2. Surat Rekomandasi Kepala Madrasah/Sekolah sebagaimana disebutkan di poin c.1 dan c.2. Contoh surat.
  3. Sertifikat/penghargaan prestasi di bidang sebagaimana disebutkan di poin c.4.
  4. Surat Keterangan/Sertifikat hafalan  Al Qur’an sebagaimana disebutkan di poin c.5.
  5. Akte kelahiran/kenal lahir.
  6. Surat keterangan dari pimpinan pondok pesantren bagi peserta didik yang tinggal (menginap) dan belajar di MTs di Pondok Pesantren. Contoh surat.
Bagi calon peserta didik dari keluarga kurang mampu secara ekonomi harap menyertakan Kartu Perlindungan Sosial (KPS) / Kartu Indonesia Pintar (KIP)


ALUR PENDAFTARAN dan BIAYA PENDIDIKAN


Membuka halaman pendaftaran online  Penerimaan  Peserta Didik Baru  MAN  Insan Cendekia Tahun Pelajaran 2015/2016 melalui website MAN Insan Cendekia Serpong (www.ic.sch.id), atau website MAN Insan Cendekia Gorontalo (www.icg.sch.id), dan website MAN Insan Cendekia Jambi (www.icjambi.sch.id).
http://penerimaan.ic.sch.id/assets/img/alurppdb.jpg

Selamat Datang

Sebagai upaya untuk melaksanakan kegiatan pendidikan yang berkualitas, maka suatu hal yang mutlak dilakukan adalah seleksi awal calon-calon peserta didik baru.  Kegiatan ini merupakan input yang menentukan keberhasilan pelaksanaan proses pendidikan yang menghasilkan output dan outcome terhadap siswa-siswa yang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi. 

DAFTAR MAN IC dan Kuota PPDB 2015/2016
  No.     Nama Madrasah                                             Alamat   Jumlah
  1.   MAN IC Serpong Jl. Cendekia Sektor XI BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Banten Telp. 021-7563578 Fax 021-7563582    168
  2.   MAN IC Gorontalo Jl. Tapa Suwawa Desa Mautong, Tilangkabila Kab. Bone Bolango, Gorontalo Telp. 0435-823692 Fax 0435-822091    120
  3.   MAN IC Jambi Jl. Lintas Jambi Muara Buliang KM 21 Pijoan, Kab. Muaro Jambi, Jambi Telp.0741-7051025/7070713    120
  4.   MAN IC Aceh Timur Gampong Kuta Lawa Idi Reyeuk,  NAD     96
  5.   MAN IC Ogan Komering Ilir Desa Seriguna Kec. Teluk Gelam, OKI,  Sumatera Selatan     96
  6.   MAN IC Siak Jl. Lintas Pemda Desan Perawan Barat Tualang, Riau     96
  7.   MAN IC Paser Desa Sempulang, Tanah Grogot Paser,  Kalimantan Timur     96
  8.   MAN IC Pekalongan Kelurahan Banyuurit Ageng, Pekalongan Selatan, Jawa Tengah     96
  9.   MAN IC Bangka Tengah Desa Sungkap, Simpang Katis, Bangka Tengah,  Bangka Belitung     96

  Jumlah
   984
Biaya Pendidikan 
Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Nomor 3192 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyelenggaraan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia, dalam rangka memberi layanan pendidikan pada MAN Insan Cendekia yang berkeadilan, maka terhitung mulai tahun pelajaran 2015/2016 peserta didik baru MAN Insan Cendekia dibebankan biaya personal berupa :
  • biaya makan
  • pakaian seragam,
  • kebutuhan hidup diasrama yang tidak dianggarkan dalam DIPA MAN Insan Cendekia
Kecuali bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu yang dibuktikan dengan Kartu Perlindungan Sosial (KPS)/Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Rabu, 15 April 2015

O.U.N : " Odoj Untuk Negri"

# BERBAKTI PADA NEGERI MENGABDI PADA ILLAHI #

Satu Proker (Program Kerja) ODOJ DPA Kota Bontang adalah mengadakan Turnamen Bulutangkis antar Odojer. Namun, tak hanya Odojer aktiv saja yang dapat berpartisipasi dalam event ini. Sebagaimana tekad kekeluargaan yang dipegang dalam ODOJ, semua anggota komunitas ini adalah keluarga besar. Baik odojer aktiv, 'alumni' maupun para calon-calon odojer yang mempunyai minat yang sama dalam upaya Membumikan Al-Qur'an dalam kehidupan harian kita. Oleh karenanya panitya juga membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi para 'pemula' maupun para 'alumni' odoj untuk mengikuti turnament yang akan di laksanakan pertengahan Mei hingga awal juni ini.